IHSG Rebound 0,42%! Energi Mengamuk, Teknologi Jadi Pemberat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada akhir sesi Senin (22/12/2025). IHSG menguat 36,29 poin atau 0,42 persen ke level 8.645,8.

IHSG Rebound 0,42%! Energi Mengamuk, Teknologi Jadi Pemberat
Bacakan Artikel

EmTrust EmTrust - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada akhir sesi Senin (22/12/2025). IHSG menguat 36,29 poin atau 0,42 persen ke level 8.645,84, ditopang lonjakan saham-saham sektor energi dan barang baku.

Penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan sektor yang cenderung terbelah. Tercatat enam indeks sektoral menguat, sementara lima sektor lainnya terperosok ke zona merah.

Sektor energi menjadi motor utama penguatan pasar dengan lonjakan 2,50 persen. Disusul sektor barang baku yang naik 1,94 persen, serta sektor barang konsumen siklikal yang menguat 0,80 persen.

Sebaliknya, tekanan kuat datang dari sektor teknologi yang anjlok 2,89 persen, menjadi sektor dengan pelemahan terdalam. Sektor properti turun 1,31 persen, sementara sektor infrastruktur melemah 0,95 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai 42,51 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp23,86 triliun. Sebanyak 251 saham menguat, 433 saham melemah, dan 120 saham stagnan.

Pada jajaran saham penguat, DSSA melonjak Rp1.275 ke level Rp110.400 per lembar, SINI naik Rp975 menjadi Rp10.750, serta FILM menguat Rp875 ke posisi Rp9.725 per saham.

Sementara itu, saham-saham teknologi dan big caps menjadi pemberat indeks. DCII anjlok Rp9.150 ke Rp235.600, MLPT turun Rp3.100 ke Rp57.000, dan POLU melemah Rp1.350 ke level Rp15.125 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, saham SUPA menjadi yang teraktif diperdagangkan dengan 352.431 kali transaksi senilai Rp1,24 triliun. Disusul BUMI sebanyak 219.937 kali transaksi dengan nilai Rp2,9 triliun, serta DEWA sebanyak 56.452 kali transaksi senilai Rp517 miliar.

Di jajaran top gainers LQ45, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) melesat 14,53 persen, diikuti Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 8,03 persen, dan Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang menguat 4,04 persen.

Sebaliknya, top losers LQ45 ditempati Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang anjlok 6,94 persen, XLSMART Telecom Tbk (EXCL) turun 3,59 persen, serta Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang melemah 3,41 persen.