Usai Diakuisisi MCI, PIPA Tancap Gas Perkuat Manajemen dan Ekspansi Strategis

StockHaven - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), emiten yang sebelumnya bergerak di sektor manufaktur pipa PVC dan produk bahan bangunan, secara resmi mengumumkan transformasi strategis perusahaan d...

Usai Diakuisisi MCI, PIPA Tancap Gas Perkuat Manajemen dan Ekspansi Strategis
Bacakan Artikel

JALURDUA StockHaven - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), emiten yang sebelumnya bergerak di sektor manufaktur pipa PVC dan produk bahan bangunan, secara resmi mengumumkan transformasi strategis perusahaan di bawah kendali pemegang saham baru, Morris Capital Indonesia. Langkah ini menandai babak baru bagi perseroan untuk mempercepat transformasi bisnis dari sektor pipa PVC menuju sektor oil and gas beserta bisnis penunjangnya, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham. Transformasi ini dilakukan melalui perubahan jajaran manajemen serta arah kebijakan bisnis yang lebih agresif.

Transformasi bisnis tersebut mencakup pembenahan tata kelola perusahaan, transisi dan pergantian core business, rebranding perusahaan, serta penguatan struktur organisasi. Langkah ini diambil untuk menyelaraskan visi strategis perseroan dengan Morris Capital Indonesia, yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan investasi dan manajemen aset.

Perseroan juga telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari jabatan Direktur Utama. Firrisky Ardi Nurtomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur, kini resmi diangkat menjadi Direktur Utama. Selain itu, rapat juga menerima pengunduran diri Junaedi dari posisi Direktur dan mengangkat Noprian Fadli sebagai anggota Direksi yang baru. Masa jabatan pengurus baru ini akan berlangsung hingga 30 Juli 2027.

Formasi Dewan Komisaris juga mengalami perubahan. Susunan Dewan Komisaris saat ini meliputi Nicolas Sahrial Rasjid sebagai Komisaris Utama dan Ramdani Eka Saputra sebagai Komisaris.

Firrisky Ardi Nurtomo, Direktur Utama PIPA yang baru, menyatakan optimismenya terhadap masa depan perseroan dengan core business yang baru serta aset yang akan dimasukkan ke dalam perusahaan. Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa fase yang akan dilalui, termasuk penguatan struktur permodalan, valuasi aset, serta kajian pajak (tax exposure) yang dilakukan bersama pihak independen yang kompeten dan saat ini sedang berjalan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2