CFX Resmi Turunkan Biaya Transaksi, Targetkan Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif Global
StockHaven - PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menekankan pentingnya dukungan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pers...
JALURDUA StockHaven - PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menekankan pentingnya dukungan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan industri aset kripto global. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan jumlah konsumen, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.
Di sisi lain, struktur biaya transaksi yang masih kurang kompetitif memicu kekhawatiran. Konsumen Indonesia yang cenderung sensitif terhadap harga berpotensi beralih ke platform offshore tidak berizin yang menawarkan biaya lebih rendah. Berdasarkan studi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), volume perdagangan konsumen Indonesia melalui platform offshore tidak berizin tercatat mencapai 2,6 kali lebih besar dibandingkan platform berizin di dalam negeri. Hal ini menunjukkan masih adanya ruang yang perlu dioptimalkan guna meningkatkan daya saing industri aset kripto nasional.
Sebagai upaya memperkuat daya saing ekosistem aset kripto nasional terhadap industri global, khususnya dari sisi struktur biaya transaksi, Bursa Kripto CFX menyelenggarakan CFX Cryptalk di CFX Tower pada 2 Februari 2026. Forum ini juga menjadi wadah untuk mengeksplorasi berbagai potensi solusi agar pasar domestik semakin atraktif.
CFX Cryptalk edisi perdana tersebut dihadiri oleh Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Djoko Kurnijanto; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2017–2022 yang kini menjabat sebagai Komisaris Bursa Kripto CFX, Hoesen; Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani; serta Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby.
“Aspek regulasi dan pengawasan oleh otoritas, serta dukungan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang telah terbentuk, dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing sektor aset keuangan digital Indonesia di tingkat global,” ujar Djoko Kurnijanto dalam sesi diskusi CFX Cryptalk.
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- Ditopang Kas Kuat dan Saham Undervalued, ASLC Jalankan Buyback untuk Jaga Stabil...
- Rumor MacBook Murah Berchip iPhone, Dampaknya bagi Pasar Indonesia
- Transaksi QRIS UMKM di Malang Raya Terus Meningkat
