IHSG Bangkit! Lompat 1,57% Tembus 8.047 di Sesi I
Setelah tekanan tajam pada perdagangan sebelumnya, pasar saham Indonesia menunjukkan sinyal pemulihan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan sesi I Selasa (3/2/2026).
EmTrust Emitentrust.com - Setelah tekanan tajam pada perdagangan sebelumnya, pasar saham Indonesia menunjukkan sinyal pemulihan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan sesi I Selasa (3/2/2026).
IHSG melonjak 124,49 poin atau 1,57% dan parkir di level 8.047,22, ditopang penguatan mayoritas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor berhasil menguat, mencerminkan kuatnya minat beli investor sejak awal perdagangan. Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan dengan lonjakan 5,37%, diikuti sektor barang baku yang juga naik 5,37%, serta sektor perindustrian yang menguat 3,27%.
Sementara itu, hanya sektor infrastruktur yang bergerak berlawanan arah dan tergelincir tipis 0,37%, saat sektor lainnya kompak berada di zona hijau.
Aktivitas perdagangan terpantau ramai. Hingga sesi I berakhir, total volume transaksi mencapai 38,39 miliar saham dengan nilai transaksi Rp17,66 triliun. Sebanyak 592 saham menguat, 158 saham melemah, dan 67 saham stagnan, menegaskan dominasi sentimen positif di pasar.
Di jajaran saham penggerak, DCII mencuri perhatian setelah melesat Rp23.250 ke level Rp220.250 per saham. POLU turut melonjak Rp3.625 ke Rp21.900, sementara DSSA menguat Rp2.075 ke Rp88.775 per saham.
Sebaliknya, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham. SINI terkoreksi Rp1.900 ke Rp17.300, FILM turun Rp1.825 ke Rp10.500, dan MORA melemah Rp1.475 ke Rp8.450 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, BUMI kembali menjadi saham teraktif dengan 167.024 kali transaksi senilai Rp2,2 triliun. Selanjutnya BIPI diperdagangkan sebanyak 81.614 kali dengan nilai Rp629 miliar, serta BUVA dengan 67.599 kali transaksi senilai Rp843 miliar.
Pada kelompok saham unggulan LQ45, penguatan dipimpin oleh Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang melonjak 14,02%, disusul Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat 10%, serta Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang naik 7,93%.
Sementara itu, tekanan di LQ45 masih terjadi pada Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 3,30%, Indosat Tbk (ISAT) melemah 1,35%, dan Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkoreksi 0,86%.
- IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
- OCBC NISP Siapkan Buyback Saham Rp1M dari Kas
- Emiten Potensi Delisting Ini Ungkap Tak Milik Pengendali
- Bos MDKA Asal Inggris Makin Rajin Borong Saham di Pasar
- RMKE Tunda Penerbitan Obligasi Rp600M, Ada Apa?
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru