IHSG Bangkit di Sesi I, Menguat 0,27% ke Level 9.099
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada sesi pertama perdagangan Senin (19/1/2026) setelah sempat bergerak tertekan di awal perdagangan. Hingga pukul 12.00 WIB
EmTrust Emitentrust.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada sesi pertama perdagangan Senin (19/1/2026) setelah sempat bergerak tertekan di awal perdagangan. Hingga penutupan sesi I, IHSG tercatat menguat 0,27% atau bertambah 24,29 poin ke level 9.099,70.
Penguatan IHSG ditopang oleh kinerja positif enam indeks sektoral. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi dipimpin oleh IDX Sektor Barang Konsumen Siklikal (IDX-Cyclic) yang naik 1,12%, disusul IDX Sektor Infrastruktur (IDX-Infra) yang menguat 0,48%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer (IDX-NonCyclic) yang naik 0,36%.
Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi mencapai 37,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,8 triliun. Tercatat sebanyak 350 saham menguat, 337 saham melemah, dan 116 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga signifikan, di antaranya Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik Rp2.975 menjadi Rp113.975 per saham, Pollux Properti Indonesia Tbk (POLU) melonjak Rp2.200 ke level Rp29.300 per saham, serta Sinar Inti Makmur Tbk (SINI) yang menguat Rp1.725 menjadi Rp19.200 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami tekanan antara lain CTBN yang turun Rp950 ke Rp7.225 per saham, IBST melemah Rp450 ke Rp5.500 per saham, serta Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun Rp450 ke Rp7.575 per saham.
Dari sisi likuiditas, Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham teraktif diperdagangkan dengan frekuensi 150.186 kali transaksi dan nilai Rp1,3 triliun. Disusul INET sebanyak 104.640 kali transaksi senilai Rp769 miliar dan ZATA sebanyak 94.159 kali transaksi dengan nilai Rp216 miliar.
Pada jajaran saham unggulan LQ45, Astra International Tbk (ASII) memimpin penguatan dengan lonjakan 4,96% ke level Rp7.400 per saham. Selanjutnya Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 4,59% ke Rp2.960 per saham dan Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 2,68% ke Rp113.975 per saham.
Sebaliknya, saham LQ45 yang berada di zona merah dipimpin oleh Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang turun 5,70% ke Rp745 per saham. Disusul Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang terkoreksi 5,61% ke Rp7.575 per saham dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang melemah 4,49% ke Rp2.340 per saham.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan