Anak Usaha Emiten Milik Hermanto Tanoko (AVIA) Hentikan Operasional Permanen
EmTrust - PT Avia Avian Tbk (AVIA) mengumumkan penghentian kegiatan operasional secara permanen terhadap anak usahanya, PT Multipro Paint Indonesia (MPI), efektif mulai 20 Desember 2025. Corporate...
EmTrust EmTrust - PT Avia Avian Tbk (AVIA) mengumumkan penghentian kegiatan operasional secara permanen terhadap anak usahanya, PT Multipro Paint Indonesia (MPI), efektif mulai 20 Desember 2025.
Corporate Secretary AVIA, Hera Septi Astuti, dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada 19 Desember 2025 menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil manajemen setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan dan prospek usaha MPI. Perusahaan tersebut bergerak di bidang manufaktur cat pelindung dan cat kapal laut.
Hera mengungkapkan, sejak tahun 2024 MPI mencatatkan penurunan kinerja yang signifikan disertai kerugian operasional yang berkelanjutan. Kondisi tersebut membuat keberlanjutan usaha MPI dinilai tidak lagi sejalan dengan strategi jangka panjang Perseroan.
“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen memutuskan untuk menghentikan kegiatan operasional MPI secara permanen,” ujar Hera.
Seiring dengan langkah ini, AVIA akan memfokuskan strategi bisnisnya pada lini usaha inti (core industry) yang dinilai memiliki kinerja dan prospek pertumbuhan yang lebih optimal. Fokus tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
Lebih lanjut, Hera menegaskan bahwa penghentian operasional MPI tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan usaha AVIA secara keseluruhan. Pasalnya, kontribusi pendapatan MPI terhadap pendapatan konsolidasian AVIA pada tahun 2024 hanya sekitar 0,55%.
- IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
- OCBC NISP Siapkan Buyback Saham Rp1M dari Kas
- Emiten Potensi Delisting Ini Ungkap Tak Milik Pengendali
- Bos MDKA Asal Inggris Makin Rajin Borong Saham di Pasar
- RMKE Tunda Penerbitan Obligasi Rp600M, Ada Apa?
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru