TOWR Siapkan Buyback Saham Rp300M Mulai Hari Ini
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang dinilai berfluktuasi secara signifikan. Aksi korporasi ini dilakukan dengan mengacu pada Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-102/D.04/2025 serta ketentuan
EmTrust Emitentrust.com - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang dinilai berfluktuasi secara signifikan. Aksi korporasi ini dilakukan dengan mengacu pada Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-102/D.04/2025 serta ketentuan POJK terkait.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada 2 Februari 2026, manajemen TOWR menyatakan buyback akan dilakukan tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai dengan kebijakan OJK dalam kondisi pasar bergejolak.
Perseroan mengalokasikan dana maksimal Rp300 miliar untuk program buyback ini. Adapun jumlah saham yang berpotensi dibeli kembali mencapai sekitar 576 juta lembar saham, atau setara dengan 0,97% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
Periode pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung selama tiga bulan, mulai 2 Februari 2026 hingga 1 Mei 2026. Namun, Perseroan membuka peluang untuk mengakhiri buyback lebih awal apabila dana atau target jumlah saham telah tercapai.
Manajemen TOWR menegaskan bahwa aksi buyback ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan usaha maupun kinerja keuangan Perseroan. Seluruh dana buyback akan bersumber dari dana internal, dengan tetap memperhatikan kebutuhan modal kerja dan kondisi likuiditas.
“Pembelian kembali saham diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham serta memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien,” ungkap manajemen.
Dari sisi kinerja keuangan, buyback ini diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap laba per saham (EPS). Berdasarkan proforma, EPS TOWR diperkirakan meningkat dari 49,10 menjadi 49,65, seiring dengan berkurangnya jumlah saham beredar, meskipun ekuitas dan aset masing-masing turun sebesar Rp300 miliar.
Untuk pelaksanaan buyback, TOWR menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perantara perdagangan, dengan metode dan pembatasan harga yang mengacu pada POJK No. 29 Tahun 2023.
Pada perdagangan hari ini Senin (2/2) saham TOWR naik 0,95 persen ke level Rp530 per lembar.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru