Tekanan Jual Tak Reda, IHSG Ditutup Melemah 1,06%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026). IHSG melemah 88,35 poin atau 1,06% ke level 8.232,20, seiring masih kuatnya tekanan jual di pasar saham domestik.
EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026). IHSG melemah 88,35 poin atau 1,06% ke level 8.232,20, seiring masih kuatnya tekanan jual di pasar saham domestik.
Dari sisi sektoral, hanya satu indeks yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor transportasi yang menguat 0,76%. Sementara itu, sepuluh indeks sektoral lainnya melemah dan menjadi pemberat pergerakan IHSG.
Pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang konsumen siklikal yang anjlok 4,88%, disusul sektor properti yang turun 3,83% dan sektor barang konsumen non-siklikal yang terkoreksi 3,63%. Tekanan ini mencerminkan masih rapuhnya sentimen pasar setelah gejolak tajam dalam beberapa hari terakhir.
Aktivitas perdagangan tercatat sangat ramai. Total volume transaksi mencapai 97,43 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp66,93 triliun. Tercatat 214 saham menguat, 521 saham melemah, dan 73 saham stagnan.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga di tengah tekanan pasar. Saham PT Asuransi Suretybond Indonesia Tbk (SURE) naik Rp500 menjadi Rp3.100 per saham, BLUE menguat Rp450 ke Rp6.050 per saham, serta PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) naik Rp450 menjadi Rp23.950 per saham.
Sebaliknya, tekanan jual masih membebani sejumlah saham lainnya. Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun Rp7.300 menjadi Rp48.700 per saham, Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah Rp4.600 ke Rp94.000 per saham, dan DCI Indonesia Tbk (DCII) turun Rp4.000 ke level Rp201.000 per saham.
Dari sisi aktivitas perdagangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham teraktif dengan frekuensi transaksi mencapai 348.450 kali dan nilai Rp6,2 triliun. Selanjutnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diperdagangkan sebanyak 270.609 kali dengan nilai Rp9,8 triliun, serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan 186.805 kali transaksi senilai Rp3,4 triliun.
Pada kelompok saham unggulan LQ45, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin penguatan dengan kenaikan 5,29%, disusul PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang naik 5%, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 4,86%.
Sementara itu, tekanan terdalam di LQ45 dialami PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang anjlok 14,97%, XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang turun 14,92%, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang melemah 8,85%.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan