Pengendali DADA Caplok 99,9 Persen Perusahaan Properti

PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII) selaku pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnisnya.

Pengendali DADA Caplok 99,9 Persen Perusahaan Properti
Bacakan Artikel

EmTrust EmTrus - Di tengah dinamika industri properti dan pengelolaan aset yang semakin kompetitif, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII) selaku pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnisnya.

KPII resmi mengakuisisi saham PT Permata Prima Inovasi (PPI) di PT Permata Citra Inovasi (PCI), sebagai bagian dari transformasi perseroan menjadi investment holding yang fokus mengembangkan sektor properti pendukung berprospek jangka panjang. Seremoni penandatanganan akuisisi berlangsung di Hotel Mercure Jakarta TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/12/2025).

Seremoni tersebut dihadiri jajaran direksi dan komisaris kedua perusahaan. Dari pihak KPII hadir Direktur Utama Adam Bilfaqih, Direktur Bayu Setiawan, serta Komisaris Tjandra Tjokrodiponto. Sementara dari pihak PCI hadir Direktur Septian Pratama dan Komisaris Agus Pahrudin. Seluruh proses akuisisi telah melalui tahapan due diligence dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam transaksi ini, KPII mengakuisisi 99,9% saham PCI atau setara dengan 86.413 lembar saham dengan nilai nominal mencapai Rp86,413 miliar, yang sebelumnya dimiliki oleh PPI. Dengan penandatanganan akta akuisisi tersebut, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PCI.

Direktur KPII, Bayu Setiawan, mengatakan akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperkuat ekosistem bisnis properti.

“Kami melihat potensi besar PCI, baik dari sisi fundamental usaha maupun peluang pengembangan ke depan. Akuisisi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ujar Bayu.

Bayu menjelaskan, PCI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang persewaan dan manajemen building, meliputi pengelolaan aset properti serta layanan operasional dan pemeliharaan bangunan secara terintegrasi. KPII menilai PCI memiliki fundamental bisnis yang solid serta potensi pengembangan yang signifikan.

Akuisisi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi operasional, meningkatkan efisiensi bisnis, serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh entitas dalam grup usaha KPII.

Sementara itu, Direktur PCI Septian Pratama menilai masuknya KPII sebagai pemegang saham pengendali akan memberikan dukungan lebih kuat, khususnya dari sisi permodalan, pengembangan usaha, dan penerapan tata kelola perusahaan.

“Sinergi ini diyakini dapat mempercepat ekspansi dan meningkatkan kinerja PCI secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ke depan, KPII dan PCI berkomitmen menjalankan proses integrasi secara bertahap dan terukur untuk memastikan kesinambungan operasional serta optimalisasi potensi bisnis pasca-akuisisi. Manajemen menegaskan bahwa transaksi ini tidak menimbulkan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sebaliknya, akuisisi ini diharapkan menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui optimalisasi pengelolaan aset, peningkatan kualitas layanan manajemen building, serta penguatan sinergi antar entitas dalam grup.

“Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan nilai berkelanjutan,” pungkas Bayu.