Output Gap Jadi Kunci di Balik Keberanian BI dan Pemerintah Meningkatkan Uang Beredar
StockHaven - Bank Indonesia (BI) baru-baru ini merilis laporan yang menunjukkan bahwa jumlah uang yang beredar dalam perekonomian Indonesia, atau yang dikenal sebagai M2, mencapai Rp 9.657,1 triliun...
"Transfer ke daerah itu sudah 66% dari pagu anggaran. Artinya, uang itu sebenarnya sudah mengalir kembali," ungkap Emil. Hal ini berarti dana pemerintah sudah mulai menyebar ke berbagai daerah untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah.
Namun, peningkatan jumlah uang beredar ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama kekhawatiran memicu inflasi, alias kenaikan harga barang dan jasa. Emil menegaskan bahwa kekhawatiran ini belum atau tidak akan terjadi dalam 3 hingga 6 bulan ke depan.
"Apakah dalam 3 sampai 6 bulan ke depan akan inflasi? Menurut kami belum. Harga pangan tertentu, seperti beras, bawang, maupun cabai, memang bisa naik tiba-tiba dan mendorong inflasi, tetapi ini tidak terkait langsung dengan jumlah uang beredar. Inflasi inti, yang diyakini lebih deipengaruhi oleh jumlah uangberedar , diprediksi tetap stabil dalam waktu dekat," ujar Emil.
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- INET dan Huawei Teken Kerja Sama Strategis Bangun Backbone Digital Laut-ke-Darat...
- Eagle High Plantations (BWPT) Emisi Obligasi Senilai Rp98 Miliar
- Kunjungi Proyek Dermaga Tuban, Wapres Gibran Apresiasi Upaya SIG Tingkatkan Eksp...
- Rumor MacBook Murah Berchip iPhone, Dampaknya bagi Pasar Indonesia
- Transaksi QRIS UMKM di Malang Raya Terus Meningkat
