IHSG Naik 0,39% di Sesi I, Konsumer Siklikal Ngegas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34,76 poin atau 0,39% ke level 8.960,23 pada akhir perdagangan sesi I, Jumat (9/1/2026).
EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34,76 poin atau 0,39% ke level 8.960,23 pada akhir perdagangan sesi I, Jumat (9/1/2026).
Penguatan IHSG ditopang oleh delapan indeks sektoral yang bergerak di zona hijau, sementara tiga sektor lainnya masih berada di zona merah.
Sektor dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang konsumen siklikal yang melonjak 3,32%. Disusul sektor properti yang naik 1,73% dan sektor energi yang menguat 1,64%.
Sementara itu, sektor yang melemah antara lain sektor infrastruktur yang turun 1,30%, sektor teknologi melemah 0,25%, serta sektor keuangan yang terkoreksi 0,17%.
Hingga sesi I, total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 32,84 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,21 triliun. Sebanyak 358 saham menguat, 301 saham melemah, dan 153 saham stagnan.
Pada indeks LQ45, Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi top gainer hingga sesi I dengan kenaikan 4,27%. Disusul Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 3,48%, serta Bumi Resources Tbk (BUMI) yang juga menguat 3,48%.
Sementara itu, top losers LQ45 ditempati oleh XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang turun 3,02%, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melemah 2,30%, dan Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi 1,69%.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru