IHSG Menguat 0,44% di Sesi I, AMMN, DSSA, BRPT Top Gainers LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39,66 poin atau 0,44% ke level 8.984,47 pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (8/1/2026).

IHSG Menguat 0,44% di Sesi I, AMMN, DSSA, BRPT Top Gainers LQ45
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39,66 poin atau 0,44% ke level 8.984,47 pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (8/1/2026).

Penguatan IHSG ditopang oleh tujuh indeks sektoral yang bergerak di zona hijau, sementara empat sektor lainnya masih berada di zona merah.

Sektor dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang konsumen non-siklikal yang naik 1,50%, diikuti sektor energi yang menguat 1,38%, serta sektor properti yang naik 1,15%.

Sementara itu, sektor dengan pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang baku yang turun 0,93%. Disusul sektor perindustrian yang melemah 0,36% dan sektor infrastruktur yang turun tipis 0,04%.

Hingga sesi I, total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 32,33 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,43 triliun. Sebanyak 362 saham menguat, 311 saham melemah, dan 137 saham stagnan.

Pada jajaran saham penguat, DSSA melonjak Rp5.325 menjadi Rp105.900 per saham. RLCO naik Rp640 ke level Rp3.210 per saham, sementara GGRM menguat Rp575 menjadi Rp15.525 per saham.

Adapun saham yang melemah antara lain POLU yang turun Rp4.325 ke Rp24.575 per saham, DCII terkoreksi Rp2.000 menjadi Rp220.000 per saham, serta MLPT turun Rp550 ke level Rp66.050 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham DADA menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 116.562 kali transaksi senilai Rp278 miliar. Disusul BUMI yang ditransaksikan 107.228 kali dengan nilai Rp1,06 triliun, serta RLCO sebanyak 92.214 kali transaksi senilai Rp175 miliar.

Pada indeks LQ45, Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi top gainer dengan kenaikan 5,33%, diikuti Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik 5,29%, serta Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 3,93%.

Sementara itu, top losers LQ45 ditempati oleh Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 5,12%, Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 4,68%, dan Vale Indonesia Tbk (INCO) yang terkoreksi 4,35%.