IHSG Bangkit di Sesi I! ANTM Meroket Dua Digit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bergerak di zona hijau hingga perdagangan sesi pertama Senin (26/1/2026). IHSG tercatat menguat 0,24% atau bertambah 21,10 poin ke level 8.972,11,

IHSG Bangkit di Sesi I! ANTM Meroket Dua Digit
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bergerak di zona hijau hingga perdagangan sesi pertama Senin (26/1/2026). IHSG tercatat menguat 0,24% atau bertambah 21,10 poin ke level 8.972,11, seiring mulai munculnya aksi beli selektif pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Penguatan IHSG pada sesi siang ini ditopang oleh lima indeks sektoral yang bergerak positif, yakni sektor barang baku, transportasi, barang konsumer primer, teknologi, dan infrastruktur.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 33,43 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp20,94 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 329 saham menguat, 333 saham melemah, dan 139 saham stagnan, menandakan pasar masih bergerak fluktuatif.

Dari jajaran saham individual, beberapa emiten mencatatkan kenaikan harga signifikan. Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melonjak Rp5.450 ke level Rp109.950 per saham, RDTX menguat Rp1.600 menjadi Rp18.000, serta ARKO naik Rp1.175 ke Rp13.000 per saham.

Sementara itu, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham. PTRO terkoreksi Rp650 ke Rp8.525 per saham, UANG turun Rp675 menjadi Rp5.700, dan POLU melemah Rp650 ke Rp23.500 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi saham teraktif dengan frekuensi transaksi mencapai 155.579 kali senilai Rp1,86 triliun. Selanjutnya Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperdagangkan sebanyak 102.124 kali dengan nilai Rp1,8 triliun, serta BRMS sebanyak 69.099 kali senilai Rp1,3 triliun.

Pada kelompok saham unggulan LQ45, deretan top gainers dipimpin oleh Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melonjak 12,82% ke level Rp4.840 per saham. Disusul Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat 7,64% ke Rp7.750, serta Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik 5,22% ke Rp109.950 per saham.

Sebaliknya, tekanan jual di LQ45 menempatkan Bumi Resources Tbk (BUMI) sebagai top loser setelah turun 4,44% ke Rp344 per saham. Berikutnya Surya Citra Media Tbk (SCMA) melemah 3,31% ke Rp292, dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 3,11% ke Rp2.180 per saham.