Era Baru SOFA Dari Furnitur ke Energi Terbarukan
PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) mengumumkan langkah strategis besar dengan mengalihkan fokus pengembangan usaha ke sektor energi terbarukan melalui anak usahanya, PT Pratama Satya Prima
EmTrust EmTrust - PT Boston Furniture Industries Tbk SOFA) mengumumkan langkah strategis besar dengan mengalihkan fokus pengembangan usaha ke sektor energi terbarukan melalui anak usahanya, PT Pratama Satya Prima (PSP).
Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham yang ditandatangani pada 31 Desember 2025.
Direktur Boston Furniture Industries Tbk, Ezra Mohammed Dhanaguna, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pasca-pengambilalihan Perseroan, sejalan dengan visi pemegang saham pengendali untuk masuk ke bisnis energi yang berkelanjutan.
Salah satu keputusan utama adalah perubahan identitas anak usaha. PSP resmi berganti nama menjadi PT Parivarta Energi Nusantara (PEN). Bersamaan dengan itu, PEN juga memindahkan domisili dan alamat kantor dari Kabupaten Tangerang ke Jakarta Selatan, tepatnya di Sequis Center, Jl. Jenderal Sudirman.
Perubahan ini menegaskan transformasi PEN dari entitas pendukung manufaktur menjadi kendaraan utama pengembangan bisnis energi.
Dalam rangka mendukung pengembangan usaha energi, pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor PEN. Seluruh tambahan modal tersebut akan diambil dan disetor penuh oleh PT Sebelas Bersaudara Sinergi, yang sekaligus menjadi pemegang saham baru PEN.
Keterlibatan PT Sebelas Bersaudara Sinergi didasarkan pada kajian keekonomian sektor energi serta pengalaman grup usaha tersebut dalam melakukan studi dan pengembangan proyek energi.
Pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris PEN, dengan komposisi sebagai berikut:
Direksi:
Direktur Utama: Marwah Khodijah
Direktur: Ezra Mohammed Dhanaguna
Direktur: Romario Beckenbauer Yap
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Denny Rizal
Komisaris: Rhazie Fathoni Ertra.
Tak berhenti di situ, PEN juga telah membentuk konsorsium internasional berdasarkan Amendment and Restatement of Collaboration Agreement tertanggal 31 Desember 2025. Konsorsium ini terdiri dari:
Hunan Construction Engineering Group Co.
Kintan Usahasama Sdn. Bhd.
PT Parivarta Energi Nusantara (PEN)
Konsorsium tersebut dibentuk khusus untuk mengikuti tender proyek Waste-to-Energy yang diselenggarakan oleh PT Danantara Investment Management.
seperti diketahui Seperti diketahui PT Boston Furniture Industries Tbk. (SOFA) diakuisisi mayoritas (70,96%) oleh PT Asia Investment Capital (AIC) pada Oktober 2025 dengan harga Rp21 per lembar.
Pasca akuisisi pengendali SOFA berencana beralih ke bisnis energi terbarukan, bahkan mempertimbangkan divestasi bisnis furnitur, setelah AIC menyelesaikan uji tuntas dan transaksi.
Pada perdagangan awal tahun 2026 saham SOFA naik 9,6 persen ke level Rp408 per lembar.
Dalam 6 bulan terbang 603 persen dari harga Rp58 pada 4 Juli 2025. Secara tahunan ( YTD) telah melonjak 786 persen dari harga di FCA Rp46 pada awal Januari 2025.
Sebagai informasi , SOFA mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 7 Juli 2020 dengan melepas sebanyak 400.000.000
Saham atau 24,24% dari modal disetor pada harga perdana Rp 100.
Dana yang diraup dari IPO tersebut senilai Rp 40.000.000.000 dan bertindak sebagai
Penjamin Emisi Utama PT. Danatama Makmur Sekuritas, PT. Henan Putihrai, PT. Mirae Asset Sekuritas, PT. Surya Fajar Sekuritas, PT. Reliance Sekuritas, PT. Onix Sekuritas, PT. Panin Sekuritas Tbk, PT NISP Sekuritas, dan PT. KGI Sekuritas
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan