Ekspansi Besar JSI Sinergi Mas, Mantap Melangkah dari Pelabuhan ke Tambang dan Green Business

StockHaven - PT JSI Sinergi Mas (JSI) tengah meramu berbagai rencana bisnis strategis. Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, logistik, dan energi berkelanjutan ini akan membuka babak baru...

Ekspansi Besar JSI Sinergi Mas, Mantap Melangkah dari Pelabuhan ke Tambang dan Green Business
Bacakan Artikel

JALURDUA StockHaven - PT JSI Sinergi Mas (JSI) tengah meramu berbagai rencana bisnis strategis. Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, logistik, dan energi berkelanjutan ini akan membuka babak baru dalam ekspansi bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan.

Direktur Utama sekaligus Founder JSI, Jamal Abdul Nasir mengungkapkan bahwa rencana-rencana yang disiapkan merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk masuk ke level tertinggi dunia usaha. "Dulu kami memulai JSI hanya bertiga, kini sudah memasuki tahun ke-12 dengan pertumbuhan yang konsisten," kata Jamal, Jumat, 26 September 2025.

Jamal berkisah, JSI awalnya beroperasi sebagai operator logistik pelabuhan di Palaran sejak 2013. Kemudian, JSI juga punya entitas yang bergerak sebagai kontraktor tambang yakni PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) dengan kontrak-kontrak besar seperti di Kutai Barat bersama Madani Citra Mandiri sebanyak 6 juta ton. BSS juga tengah melakukan due dilligence pengerjaan kontrak tambang emas untuk fase I sebanyak 150.000-200.000 ton.

Di sektor pelabuhan, JSI mengempit sebagian saham di PT Embalut Sinergi Mas Persada, PT Neon Sinergi Perkasa dan PT Palaran Sinergi Mas.

Tidak berhenti di sektor batu bara, JSI juga memperluas cakupan bisnis ke audit emisi melalui PT Nusa Energi Langgeng Persada (NELP) yang telah berjalan dua tahun, membantu industri mematuhi regulasi emisi dengan sistem Continuous Emissions Monitoring System (CEMS) yang terhubung langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: