Bank China Construction (MCOR) Rombak Direksi, Muncul Dua Nama Baru
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) resmi melakukan perombakan jajaran direksi usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2025.
EmTrust EmTrust - PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) resmi melakukan perombakan jajaran direksi usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Desember 2025.
RUPSLB tersebut telah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili sebanyak 29.222.682.808 saham atau 77,06% dari total saham dengan hak suara sah yang telah diterbitkan Perseroan. Dengan demikian, seluruh agenda rapat dinyatakan sah sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen pada Rabu (24/12), salah satu agenda penting rapat adalah perubahan susunan Direksi. RUPSLB secara resmi menerima dan menyetujui pengunduran diri Agresius Robajanto Kadiaman dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan.
Sebagai pengganti, pemegang saham menyetujui pengangkatan Andreas Herman Basuki dan Suryati Budiyanto sebagai Direktur Perseroan yang baru. Pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja manajemen serta mendukung strategi pertumbuhan MCOR ke depan.
Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi dan Dewan Komisaris MCOR yang masa jabatannya berlaku hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2028 adalah sebagai berikut:
Direksi:
Direktur Utama: Jiang Yongdong
Direktur: Zhu Yong
Direktur: Junianto
Direktur: Andreas Herman Basuki
Direktur: Suryati Budiyanto
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Wu Jianzheng
Komisaris: Guo Meijun
Komisaris Independen: Mohamad Hasan
Komisaris Independen: Yudo Sutanto Nyoo.
- IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
- OCBC NISP Siapkan Buyback Saham Rp1M dari Kas
- Emiten Potensi Delisting Ini Ungkap Tak Milik Pengendali
- Bos MDKA Asal Inggris Makin Rajin Borong Saham di Pasar
- RMKE Tunda Penerbitan Obligasi Rp600M, Ada Apa?
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru