Astra International (ASII) Siapkan Rp2 Triliun untuk Buyback Saham

EmTrust - Emiten raksasa otomotif dan investasi, PT Astra International Tbk (ASII), mengumumkan rencana besar untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktua...

Astra International (ASII) Siapkan Rp2 Triliun untuk Buyback Saham
Bacakan Artikel

EmTrust EmTrust - Emiten raksasa otomotif dan investasi, PT Astra International Tbk (ASII), mengumumkan rencana besar untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 15 Januari 2026, perseroan telah menyiapkan dana internal dengan nilai fantastis mencapai Rp2.000.000.000.000 (dua triliun Rupiah) untuk aksi korporasi ini.

Manajemen ASII menjelaskan bahwa langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar modal Indonesia. Perseroan membatasi jumlah saham yang akan dibeli kembali agar tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan tetap memastikan jumlah saham free float publik tidak kurang dari 7,5%. Periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai dari 19 Januari hingga 25 Februari 2026.

Perseroan menegaskan bahwa pendanaan aksi korporasi ini sepenuhnya bersumber dari kas internal, bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum. Berdasarkan proforma keuangan per September 2025, pelaksanaan buyback ini diprediksi tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kinerja operasional maupun pendapatan perseroan. Justru, laba bersih per saham (Earning Per Share) diproyeksikan meningkat dari Rp605 menjadi Rp608 setelah aksi ini dilakukan.

Selain untuk menstabilkan harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif, buyback ini diharapkan dapat memberikan keyakinan kepada investor atas nilai fundamental saham ASII yang solid. Saham yang dibeli kembali nantinya akan disimpan sebagai saham treasuri. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi Astra dalam mengelola modal jangka panjang, di mana saham tersebut dapat dijual kembali di masa depan jika perusahaan memerlukan penambahan modal tambahan.

Selama periode buyback berlangsung, pihak-pihak terafiliasi seperti komisaris, direktur, pegawai, dan pemegang saham utama dilarang melakukan transaksi atas saham ASII. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas transaksi dan menghindari konflik kepentingan. Investor yang memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi sekretaris perusahaan atau memantau situs resmi Perseroan.