Astra Catat Laba Bersih Rp24,5 Triliun di 9M2025, Tetap Resilien di Tengah Tekanan Harga Batu Bara

StockHaven - PT Astra International Tbk (“Astra” atau “Perseroan”) mencatat kinerja solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan laba bersih sebesar Rp24,5 triliun, turun 5% dibandingkan...

Astra Catat Laba Bersih Rp24,5 Triliun di 9M2025, Tetap Resilien di Tengah Tekanan Harga Batu Bara
Bacakan Artikel

Dalam memperkuat portofolio bisnisnya, Astra melakukan sejumlah aksi korporasi strategis pada kuartal III 2025. Perseroan meningkatkan kepemilikan di PT Medikaloka Hermina Tbk menjadi 20,2% dan menyelesaikan akuisisi 83,7% saham PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP), guna memperluas portofolio properti industri dan logistik. Selain itu, Astra juga menandatangani perjanjian akuisisi PT Arafura Surya Alam, perusahaan tambang emas di Sulawesi Utara senilai USD540 juta.

Sebagai langkah memperkuat nilai pemegang saham, Astra mengumumkan program pembelian kembali saham (share buyback) senilai maksimum Rp2 triliun yang akan berlangsung pada 3 November 2025 hingga 30 Januari 2026. Langkah serupa juga dilakukan oleh anak usahanya, PT United Tractors Tbk, dengan nilai maksimum yang sama.

“Kedua program buyback ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek perusahaan dan kemampuan Astra menghasilkan arus kas yang berkelanjutan, serta mendukung stabilitas pasar modal nasional,” kata Djony.

Astra tetap optimistis menatap sisa tahun 2025 dengan fokus pada diversifikasi bisnis, penguatan operasional, dan penerapan disiplin keuangan yang berkelanjutan untuk menjaga ketahanan Grup di tengah dinamika ekonomi global.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2