WOM Finance (WOMF) Tawarkan Obligasi Rp1,5T, Bunga 4,95-5,5%
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi berkelanjutan V tahap III senilai Rp1,5 triliun dan merupakan bagian dari Penawaran Umum
EmTrust Emitentrust- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi berkelanjutan V tahap III senilai Rp1,5 triliun dan merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkalanjutan atau Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance dengan target dana yang dihimpun senilai Rp5 triliun.
Manajemen WOMF dalam prospektus ringkasnya Senin (23/2) menuturkan bahwa obligasi ini memiliki dua seri yaitu seri A senilai Rp1,27 triliun dengan bunga 4,95% dengan tenor selama 370 hari. Sedangkan Seri B senilai Rp230 miliar bertenor 3 tahun ditawarkan dengan kupon 5,50%.
PT BRI Danareksa Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,PT Maybank Sekuritas Indonesia (Terafiliasi) dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi sementara itu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak sebagai wali amanat.
Obligasi ini memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan, termasuk namun tidak terbatas pada Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal Kerja, Pembiayaan Multiguna, dan Pembiayaan Syariah.
Adapun Masa Penawaran Umum pada 23 hingga 25 Februari 2026 dan Tanggal Penjatahan pada 27 Februari 2026 Sementara untuk Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan (Tanggal Emisi) pada 3 Maret 2026, Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik pada 3 Maret 2016 dan Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Maret 2026.
- IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
- OCBC NISP Siapkan Buyback Saham Rp1M dari Kas
- Emiten Potensi Delisting Ini Ungkap Tak Milik Pengendali
- Bos MDKA Asal Inggris Makin Rajin Borong Saham di Pasar
- RMKE Tunda Penerbitan Obligasi Rp600M, Ada Apa?
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru