Transformasi TPIA Dorong Integrasi Energi, Kimia dan Infrastruktur Regional

StockHaven - Di tengah dinamika industri global yang semakin kompleks, PT Chandra Asri Pacific Tbk (IDX: TPIA) memaparkan arah transformasi bisnisnya menuju perusahaan solusi energi, kimia dan infras...

Transformasi TPIA Dorong Integrasi Energi, Kimia dan Infrastruktur Regional
Bacakan Artikel

Suryandi menambahkan bahwa  secara kapasitas produksi, Perseroan memproyeksikan adanya akselerasi yang signifikan. Dari sekitar 4,2 juta ton pada 2024, kapasitas terintegrasi TPIA diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 21 juta ton pada 2027, atau tumbuh hampir lima kali lipat seiring ekspansi aset dan integrasi regional yang dijalankan Perseroan.

Dalam mendukung transformasi dan pengembangan bisnis ke level regional, TPIA juga tengah mengintegrasikan aset yang ada di Indonesia dan Singapura untuk mengoptimalkan  feedstock, produksi, utilitas, dan logistik secara end-to-end sekaligus memperluas akses pasar kawasan.

Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group, Edi Riva’i, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pengembangan jejaring ekosistem lintas negara dilakukan untuk memastikan efisiensi rantai nilai dari hulu hingga hilir. “Integrasi ini memungkinkan  alur produksi yang lebih efektif dan efisien, sehingga pertumbuhan bisnis dapat berjalan berkelanjutan.  Di saat yang sama, ekspansi ini juga membuka peluang kerja baru dan mendorong kompetensi talenta nasional. “ Jelas Edi 

Sebagai bagian dari penguatan struktur bisnis, TPIA juga mengembangkan proyek strategis Pabrik Chlor Alkali & Ethylene Dichloride (CA-EDC) untuk memperkuat pasokan bahan kimia domestik serta mendukung substitusi impor.  Proyek in telah mencapai  progres konstruksi lebih dari 50% dan ditargetkan memproduksi 400 KTA kaustik soda dan 500 KTA EDC.  .  Secara strategis, pembangunan fasilitas ini turut memperkuat ketahanan industri dan kemandirian pasokan bahan kimia nasional.

Melalui substitusi impor kaustik soda serta potensi ekspor EDC ke pasar Asia Tenggara, proyek CA-EDC diproyeksikan dapat menciptakan nilai ekonomi hingga sekitar Rp10 triliun per tahun. Selain itu, proyek ini juga diperkirakan dapat menyerap hingga sekitar 3.250 tenaga kerja selama fase konstruksi dan operasional sekaligus menciptakan efek berganda bagi industri pendukung dan UMKM di kawasan sekitar. 

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: