Tanpa Utang dan Untung USD 21 Juta, ESSA Pamer Performa Luar Biasa di Kuartal III 2025

StockHaven - PT ESSA Industries Indonesia Tbk (.ESSA. atau .Perseroan.)mencatatkan tonggak penting dalam kinerja keuangannya pada kuartal ketiga tahun inidengan melunasi seluruh pinjaman lebih awal,...

Tanpa Utang dan Untung USD 21 Juta, ESSA Pamer Performa Luar Biasa di Kuartal III 2025
Bacakan Artikel

JALURDUA StockHaven - PT ESSA Industries Indonesia Tbk (.ESSA. atau .Perseroan.)mencatatkan tonggak penting dalam kinerja keuangannya pada kuartal ketiga tahun inidengan melunasi seluruh pinjaman lebih awal, menandai transisi Perseroan menuju posisi tanpa utang.

Dalam siaran pers ESSA (22/10) disebutkan Di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan tidak menentu, fokus ESSA yang disiplin terhadap keunggulan operasional memungkinkan Perseroan untuk tetap mempertahankan kinerja yang solid pada kuartal ketiga tahun 2025.Kanishk Laroya . Presiden Direktur & CEO ESSA menyampaikan .Mencapai posisi tanpautang merupakan langkah penting dalam perjalanan ESSA menuju pertumbuhan.

Pencapaian ini memberikan fleksibilitas bagi kami untuk berinvestasi pada proyek-proyek yang akanmembentuk masa depan ESSA, khususnya dalam pengembangan amoniak rendah karbon danSustainable Aviation Fuel (SAF). Hal ini tercermin dari kelancaran operasi kami pada kuartal ketiga setelah selesainya perawatan di pemasok gas hulu. Harga amoniak juga menunjukkan tren pemulihan pada kuartal ketiga dibandingkan kuartal sebelumnya, dan kami terus melihat penguatan harga memasuki kuartal ke-empat..

ESSA berkomitmen mendukung transisi energi Indonesia, sekaligus terus menciptakan nilaijangka panjang bagi para Pemegang Saham melalui fokus pada keunggulan operasional,pengelolaan keuangan dengan prinsip kehati-hatian, dan inovasi.

Hingga kuartal ketiga Tahun 2025, ESSA berhasil mempertahankan pendapatan sebesar USD200 juta, Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada Pemegang Saham Perseroan tercatatsebesar USD 21 juta. Fasilitas produksi amoniak mencapai tingkat utilisasi sebesar 113% selama sembilan bulan pertama Tahun 2025, didukung oleh total 9,1 juta jam kerja aman tanpa Lost Time Injury (LTI).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2