SBMA Mantap Diversifikasi Usaha, Fokus ke Konstruksi dan Pengelolaan Limbah B3

StockHaven - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), emiten yang selama ini dikenal bergerak di bidang perdagangan besar bahan kimia anorganik dan gas industri, mengumumkan langkah ekspansi besar d...

SBMA Mantap Diversifikasi Usaha, Fokus ke Konstruksi dan Pengelolaan Limbah B3
Bacakan Artikel

JALURDUA StockHaven - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA), emiten yang selama ini dikenal bergerak di bidang perdagangan besar bahan kimia anorganik dan gas industri, mengumumkan langkah ekspansi besar dengan menambah lini usaha baru yang berfokus pada industri konstruksi dan pengelolaan limbah berbahaya.

Langkah strategis ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 2 Oktober 2025, sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Direktur Utama SBMA, Rini Dwiyanti, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem bisnis gas industri SBMA.

“Ini bukan sekadar diversifikasi, tetapi penguatan rantai nilai kami. Kami ingin memanfaatkan hasil samping produksi acetylene atau limbah karbid menjadi bahan bangunan bernilai tambah,” ujar Rini dalam keterangan resminya.


Diversifikasi Strategis: Dari Gas ke Konstruksi dan Limbah B3

Dalam rencana bisnis baru tersebut, SBMA akan menambahkan tujuh Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Penambahan ini menjadi langkah diversifikasi yang tetap berakar kuat pada industri gas, namun memperluas cakupan usaha ke sektor konstruksi, perdagangan material, dan pengelolaan limbah berbahaya (B3).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: