Restrukturisasi Besar-Besaran, SDMU Siap Bangkit Lewat Konversi Utang ke Saham
StockHaven - PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) terus berupaya memperbaiki kinerja keuangannya melalui langkah strategis restrukturisasi utang. Perseroan berencana melakukan penambahan modal tanpa membe...
JALURDUA StockHaven - PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) terus berupaya memperbaiki kinerja keuangannya melalui langkah strategis restrukturisasi utang. Perseroan berencana melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan mengonversi sebagian kewajiban menjadi saham baru.
Direktur Utama SDMU, Evelyn Magdalena Tjoe, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program pemulihan likuiditas dan penguatan struktur permodalan. "Konversi utang menjadi saham akan memperbaiki rasio utang terhadap ekuitas dan mengurangi beban keuangan perusahaan secara signifikan," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/10/2025).
Melalui skema tersebut, SDMU akan menerbitkan 1,115 miliar saham baru seri B bernilai nominal Rp50 per saham, yang seluruhnya akan diambil oleh kreditur sekaligus Komisaris Utama dan pemegang saham pengendali, Tjoe Mien Sasminto. Nilai utang yang akan dikonversi mencapai Rp61,35 miliar dengan harga pelaksanaan Rp55 per saham — lebih tinggi dari rata-rata harga saham SDMU di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 25 hari terakhir yang berada di level Rp42 per saham.
Pasca-konversi, Tjoe Mien Sasminto akan tetap menjadi pengendali utama, sementara pemegang saham publik akan terdilusi hingga 49,56 persen. Dengan aksi ini, total liabilitas SDMU akan turun dari Rp109,68 miliar menjadi Rp48,33 miliar, sedangkan ekuitas naik tajam dari Rp21,19 miliar menjadi Rp82,54 miliar. Rasio utang terhadap aset pun membaik signifikan dari 83,81 persen menjadi 36,93 persen.
Evelyn menambahkan, langkah restrukturisasi ini juga membuka peluang baru bagi SDMU untuk memperluas kolaborasi strategis dan mengeksplorasi bisnis berbasis keberlanjutan, termasuk pengembangan armada kendaraan listrik (electric vehicle / EV) untuk meningkatkan efisiensi operasional. "Dengan keuangan yang lebih kuat, SDMU siap masuk ke fase pertumbuhan baru yang berorientasi pada inovasi dan efisiensi," kata dia.
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- Ditopang Kas Kuat dan Saham Undervalued, ASLC Jalankan Buyback untuk Jaga Stabil...
- Rumor MacBook Murah Berchip iPhone, Dampaknya bagi Pasar Indonesia
- Transaksi QRIS UMKM di Malang Raya Terus Meningkat
