Kinerja RMKO Melejit 2025, Volume TLS Naik 97,8% YoY Ditopang Hauling Road RMKE

StockHaven - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO IJ) mengumumkan pencapaian kinerja operasional yang signifikan pada tahun 2025, didorong oleh rampungnya proyek infrastruktur strategis dan pe...

Kinerja RMKO Melejit 2025, Volume TLS Naik 97,8% YoY Ditopang Hauling Road RMKE
Bacakan Artikel

JALURDUA StockHaven - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO IJ) mengumumkan pencapaian kinerja operasional yang signifikan pada tahun 2025, didorong oleh rampungnya proyek infrastruktur strategis dan peningkatan volume di segmen pertambangan. Perseroan berhasil mencatatkan kenaikan volume muatan kereta dengan Train Loading System (TLS) sebesar 97,8% yoy menjadi 1,8 juta batubara pada tahun 2025, sebuah lonjakan tajam seiring dengan beroperasinya hauling road milik afiliasi usahanya, PT RMK Energy Tbk (RMKE).

Peningkatan volume TLS ini ditopang kuat oleh volume pengangkutan batubara melalui hauling road RMKE yang mencapai 0,8 juta ton. Angka ini merefleksikan kenaikan yang luar biasa, yakni 63,55 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada tahun 2025, RMKO secara strategis terlibat dalam operasi penambangan di tambang in-house RMKE serta di tambang pihak ketiga, PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL), yang merupakan pelanggan RMKE yang juga telah memanfaatkan hauling road tersebut. Strategi ini memungkinkan RMKO mencatat tambahan volume baru dari tambang pihak ketiga dengan OB removal sebesar 1,4 juta bcm dan coal getting sebesar 374 ribu MT hingga Desember 2025.

Konektivitas Tiga Tambang Baru Menjadi Kunci

Direktur RMKO, William Saputra, menyatakan bahwa lonjakan kinerja ini adalah hasil langsung dari strategi investasi alat berat yang dilakukan perseroan yang juga mendukung investasi infrastruktur grup.
“Kenaikan volume pengangkutan via hauling road dan pemuatan kereta ini didukung oleh pengoperasian hauling road RMKE yang telah terkoneksi dengan 3 klien baru pada tahun 2025. Beroperasinya fasilitas yang menghubungkan tiga tambang baru, yaitu PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL), PT Duta Bara Utama (DBU), dan Menambang Muara Enim (MME), menandai peningkatan kinerja yang signifikan bagi RMKO setelah melewati fase investasi,” ujar William.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2