INET dan Huawei Teken Kerja Sama Strategis Bangun Backbone Digital Laut-ke-Darat Indonesia

StockHaven - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), yang beroperasi sebagai Sinergy Networks, dan Huawei, penyedia global infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), hari ini menandata...

INET dan Huawei Teken Kerja Sama Strategis Bangun Backbone Digital Laut-ke-Darat Indonesia
Bacakan Artikel

Du Yang menyampaikan bahwa Huawei menyambut baik kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa seiring permintaan digital yang terus meningkat, jaringan harus dibangun dan dioperasikan dengan disiplin kinerja dan ketahanan. Huawei menyatakan kesiapan untuk berkontribusi melalui kapabilitas teknologi jaringan dan enterprise yang relevan, guna mendukung arah pengembangan infrastruktur Indonesia dalam jangka panjang. Pernyataan tersebut menempatkan kerja sama ini sebagai langkah yang berorientasi pada fondasi, yakni memperkuat jaringan sebagai infrastruktur dasar yang menopang produktivitas ekonomi, inovasi layanan, serta pertumbuhan ekosistem digital yang aman dan berdaya saing.

Di bawah perjanjian kerangka ini, kedua pihak akan mengeksplorasi kerja sama pada tiga ranah utama. Pertama, integrasi konektivitas laut-ke-darat yang bertujuan memperbaiki keterhubungan antara konektivitas bawah laut dan jaringan transport darat, sehingga perencanaan kapasitas dapat disusun lebih terstruktur dan kesinambungan layanan dapat ditingkatkan. Pendekatan ini penting karena konektivitas lintas pulau dan lintas negara sangat bergantung pada koordinasi antarlapisan jaringan, mulai dari landing point hingga rute transport nasional yang menjadi tulang punggung distribusi trafik. Dengan integrasi yang lebih rapi, jaringan diharapkan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan, sekaligus lebih siap menghadapi lonjakan kebutuhan kapasitas di pusat-pusat pertumbuhan digital.

Kedua, operasi jaringan cerdas dan optimisasi trafik melalui adopsi pendekatan berbasis AI dan otomasi, untuk mendukung rekayasa trafik, mempercepat identifikasi gangguan, serta meningkatkan efisiensi operasi jaringan. Ranah ini menempatkan operasi sebagai faktor kunci, karena kualitas jaringan bukan hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi oleh cara jaringan dikelola setiap hari. Dengan kemampuan untuk membaca kondisi jaringan secara lebih cerdas, mengarahkan trafik secara lebih adaptif, dan mendeteksi potensi masalah lebih cepat, pengelolaan jaringan menjadi lebih presisi dan mampu menjaga kinerja saat trafik meningkat atau saat terjadi anomali.

Ketiga, penguatan kapabilitas enterprise dan layanan terkelola melalui pengembangan solusi yang berorientasi pada kebutuhan perusahaan, termasuk layanan jaringan terkelola, peningkatan keamanan siber, dan jaringan perkantoran yang siap cloud. Fokus ini menempatkan transformasi digital perusahaan pada jalur yang lebih aman dan efisien, karena enterprise membutuhkan konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga stabil, terlindungi, dan mudah dikelola. Dengan pendekatan layanan terkelola, adopsi teknologi dapat menjadi lebih praktis bagi pelaku usaha, sekaligus memperluas standar layanan infrastruktur yang mendukung produktivitas dan keandalan operasional.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2