IHSG Unjuk Gigi! Ditutup Menguat 1,22% ke Level 8.031
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dan ditutup naik signifikan pada akhir perdagangan Senin (9/2/2026). IHSG tercatat menguat 96,61 poin atau 1,22% ke level 8.031,87,
EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dan ditutup naik signifikan pada akhir perdagangan Senin (9/2/2026). IHSG tercatat menguat 96,61 poin atau 1,22% ke level 8.031,87, menandai keberlanjutan reli setelah rebound di sesi pertama.
Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Dari total 11 sektor, sembilan sektor menguat, sementara dua sektor lainnya melemah.
IDX Sektor Barang Baku menjadi penopang utama penguatan IHSG setelah melonjak 4,41%. Disusul IDX Sektor Energi yang naik 2,93%, serta IDX Sektor Barang Konsumen Siklikal yang menguat 2,06%.
Sementara itu, tekanan masih terlihat pada IDX Sektor Kesehatan yang turun 0,23% dan IDX Sektor Keuangan yang melemah 0,19%.
Dari sisi perdagangan, total volume transaksi di bursa mencapai 40,09 miliar saham dengan nilai transaksi Rp17,17 triliun. Sebanyak 433 saham menguat, 252 saham melemah, dan 136 saham stagnan, mencerminkan dominasi sentimen positif di pasar.
Sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga signifikan, di antaranya Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik Rp7.575 menjadi Rp92.950 per saham, serta Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) yang melonjak Rp1.600 menjadi Rp9.700 per saham.
Adapun saham yang mengalami tekanan antara lain Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang turun Rp2.250 menjadi Rp33.650 per saham, SINI melemah Rp1.250 menjadi Rp11.375, serta RLCO yang turun Rp675 menjadi Rp6.075 per saham.
Aktivitas perdagangan paling ramai tercatat pada Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan 120.472 kali transaksi senilai Rp1,3 triliun, disusul PADI sebanyak 64.478 kali transaksi senilai Rp196 miliar, dan BUVA dengan 61.688 kali transaksi senilai Rp544 miliar.
Pada jajaran saham unggulan LQ45, penguatan dipimpin oleh Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang melesat 8,87%, Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 7,56%, serta Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 6,67%.
Sementara itu, saham-saham yang menekan indeks LQ45 antara lain Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang turun 2,28%, Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 2,28%, dan Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang turun 1,95%.
- Siswa SMPN 2 Bulukumba Gelar Ramadhan Berbagi, Bangun Semangat Kepedulian di Bul...
- Profil Akhmad Wiyagus: Dari perwira tinggi Polri ke Wamendagri
- Daftar 25 pejabat & 10 Dubes yang dilantik Prabowo pada Oktober 2025
- Profil Agung Gumilar, Asisten presiden bidang Analis Data Strategis
- Profil Dirgayuza, Asisten presiden bidang Komunikasi Analis Kebijakan
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru