IHSG Ambles 1,28% di Sesi I, Dua Saham Boy Thohir Malah Ngegas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan sesi pertama Jumat (23/1/2026), meskipun mayoritas bursa saham Asia justru bergerak menguat.

IHSG Ambles 1,28% di Sesi I, Dua Saham Boy Thohir Malah Ngegas
Bacakan Artikel

EmTrust Emitenturst.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan sesi pertama Jumat (23/1/2026), meskipun mayoritas bursa saham Asia justru bergerak menguat. Tekanan jual masif membuat IHSG bergerak jauh di zona merah sejak awal perdagangan.

IHSG tercatat melemah 1,28% atau 115,288 poin ke level 8.876,895. Data perdagangan menunjukkan tekanan merata di pasar, dengan 585 saham melemah, hanya 124 saham menguat, dan 95 saham stagnan.

Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak fluktuatif dengan rentang perdagangan cukup lebar. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 9.039 dan level terendah 8.837, setelah dibuka di posisi 8.992 pada pagi hari.

Pelemahan IHSG dipicu oleh tekanan di hampir seluruh indeks sektoral. Tercatat 10 indeks sektor berada di zona merah, dengan koreksi terdalam dialami oleh IDX-Cyclical yang anjlok 2,89%, disusul IDX-Transportation yang turun 2,66%, serta IDX-Energy yang melemah 2,35%.

Selain itu, IDX-Industri turun 1,72%, IDX-NonCyclical melemah 1,59%, IDX-Properti turun 1,58%, IDX-Finance terkoreksi 1,39%, IDX-Technology melemah 1,30%, IDX-Infrastruktur turun 0,84%, serta IDX-Basic terkoreksi 0,46%.
Sementara itu, IDX-Health menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau, dengan kenaikan 0,69%.

Aktivitas perdagangan hingga sesi pertama terpantau cukup aktif. Total volume transaksi mencapai 40,9 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp18,4 triliun.

Di jajaran saham unggulan LQ45, tekanan jual paling besar menimpa Barito Pacific Tbk (BRPT) yang ambles 8,73% ke level Rp2.510. Selanjutnya Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 4,89% ke Rp7.300, serta GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 3,23% ke Rp60 per saham.

Di tengah tekanan pasar yang luas, beberapa saham LQ45 masih mencatatkan penguatan. Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) memimpin top gainers dengan kenaikan 5,33% ke Rp8.400, disusul Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang naik 5,07% ke Rp2.280, serta Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang menguat 4,17% ke Rp2.250.