GPSO Jajaki Akuisisi Jumbo, Pendanaan Bisa Lewat Rights Issue
StockHaven - Di tengah sorotan atas volatilitas sahamnya, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengungkapkan tengah menjajaki sejumlah opsi aksi korporasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. La...
JALURDUA StockHaven - Di tengah sorotan atas volatilitas sahamnya, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengungkapkan tengah menjajaki sejumlah opsi aksi korporasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Langkah tersebut masih berada pada tahap awal sehingga belum ada keputusan final yang diambil manajemen.
Direktur Utama GPSO, Dionysius Tjokro, menjelaskan penjajakan ini disampaikan sebagai respons atas permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi saham perseroan. "Perseroan saat ini sedang melakukan penjajakan terhadap beberapa opsi rencana korporasi," ujarnya dalam surat klarifikasi kepada BEI, Kamis (5/3/2026).
Sebelumnya, GPSO telah menandatangani kesepakatan awal pada 20 Januari 2026 dengan pihak terafiliasi yakni PT Morita Tjokro Gearindo, PT Tjokro Bersaudara Cikarangindo, dan PT Jaya Indah Casting. Kesepakatan tersebut terkait rencana pengalihan sejumlah aset dan saham perusahaan dengan nilai transaksi sekitar Rp700 miliar.
Dalam skema awal, GPSO berencana mengakuisisi sejumlah entitas usaha seperti 75% saham PT Pulogadung Tempajaya senilai Rp385 miliar, 70% saham PT Tjokro Bersaudara Komponenindo sebesar Rp90 miliar, serta 70% saham PT Jakarta Marten Logamindo senilai Rp65 miliar. Selain itu, perseroan juga berencana membeli aset tanah dan bangunan pabrik di kawasan industri Jababeka serta EJIP dengan nilai total sekitar Rp160 miliar.
Untuk pendanaan transaksi tersebut, manajemen tengah mengkaji berbagai alternatif, mulai dari pinjaman perbankan, penerbitan instrumen utang, hingga penerbitan saham baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Perseroan juga mempertimbangkan skema share swap atau inbreng saham, penerbitan surat utang berbunga rendah, hingga opsi pembelian hak pengelolaan jangka panjang dengan opsi beli.
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- Lewat SederHana, Hana Bank Berbagi Donasi Ramadan dan Edukasi Keuangan
- Laba MR.D.I.Y. Naik 16,2%, 272 Toko Baru Perkuat Ekspansi 2025
- Bukalapak Raih Pendapatan Rp6,5 T di 2025, Segmen Gaming Jadi Penopang Utama
- Corfina Capital Kantongi Izin Operasional Penuh, Siap Luncurkan Produk Reksa Dan...
- Ekspansi Data Center, Indonet (EDGE) Raih Fasilitas Pinjaman USD665 Juta
