CFX dan OJK Edukasi Aset Kripto kepada Mahasiswa FEB Universitas Indonesia
StockHaven - PT Central Finansial X (CFX), sebagai pionir bursa aset kripto yang telah berizin dan diawasi oleh OJK, menegaskan urgensi edukasi mengenai aset keuangan digital khususnya aset kripto, b...
JALURDUA StockHaven - PT Central Finansial X (CFX), sebagai pionir bursa aset kripto yang telah berizin dan diawasi oleh OJK, menegaskan urgensi edukasi mengenai aset keuangan digital khususnya aset kripto, bagi generasi muda Indonesia.
Hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada 2025 mengungkapkan bahwa mayoritas pemilik aset keuangan digital didominasi oleh kelompok usia di bawah 35 tahun. Fenomena ini menempatkan generasi muda sebagai salah satu penggerak adopsi ekosistem keuangan digital nasional di masa depan.
Dalam menghadapi perkembangan ini, kesadaran akan literasi menjadi kunci utama agar pertumbuhan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mengedepankan aspek keamanan dan perlindungan konsumen. Menyadari peran krusial tersebut, Bursa Kripto CFX menghadirkan CFX Connect, sebuah wadah literasi strategis yang menjembatani regulator, pelaku industri, dan generasi muda untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang lebih aman, transparan, dan terpercaya.
Pada edisi perdana di 2026, CFX Connect mengusung tema "Membangun Kepercayaan dalam Ekonomi Aset Keuangan Digital: Peran Regulasi, Infrastruktur Pasar, dan Literasi melalui Generasi Muda" yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok. Diskusi ini menghadirkan panelis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akademisi dan pakar industri digital; sebagai inisiatif strategis untuk membedah lebih dalam dinamika aset keuangan digital serta menjawab tantangan edukasi di era baru ini. Keterlibatan ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Indonesia dalam forum ini menjadikan program ini sebagai ruang diskusi terbuka yang memungkinkan terjadinya pertukaran insight secara langsung dan transparan. Dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, Adi Budiarso, dengan menyampaikan poin tentang pentingnya literasi transaksi aset kripto,
"Tugas utama kita semua disini sebagai regulator, pelaku usaha dan akademisi bukan hanya soal mempercepat laju adopsi, tetapi memastikan bahwa konsumen tidak hanya "ikut tren" atau terbawa FOMO, serta memperoleh perlindungan yang memadai. Kita tidak ingin pasar menjadi arena spekulasi murni, di mana masyarakat hanya tergiur narasi "cepat kaya" tanpa memahami risiko yang menyertainya."
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Rumor MacBook Murah Berchip iPhone, Dampaknya bagi Pasar Indonesia
- Transaksi QRIS UMKM di Malang Raya Terus Meningkat
