Bank Milik CT (BBHI) Raup Laba Naik 22,9% Jadi Rp574M di 2025
PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) emiyten milik pengusaha Chairul Tanjung mencatatkan pertumbuhan kinerja solid sepanjang 2025 dengan lonjakan laba bersih dan ekspansi kredit yang signifikan.
EmTrust Emitentrust.com - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) emiyten milik pengusaha Chairul Tanjung (CT) mencatatkan pertumbuhan kinerja solid sepanjang 2025 dengan lonjakan laba bersih dan ekspansi kredit yang signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, perseroan membukukan laba bersih Rp574,26 miliar, tumbuh 22,9% dibandingkan 2024 sebesar Rp467,10 miliar.
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan bahkan mencapai Rp595,13 miliar, naik dari Rp380,66 miliar pada tahun sebelumnya.
Pendapatan bunga BBHI melonjak menjadi Rp1,86 triliun, naik 25,4% dari Rp1,49 triliun pada 2024. Setelah dikurangi beban bunga, pendapatan bunga neto tercatat Rp1,44 triliun, meningkat dari Rp1,12 triliun.
Di sisi lain, penyisihan cadangan kerugian penurunan nilai meningkat signifikan menjadi Rp437,37 miliar dari Rp114,04 miliar, mencerminkan ekspansi kredit yang agresif.
Meski demikian, laba sebelum pajak tetap naik menjadi Rp737,02 miliar dibanding Rp598,95 miliar pada 2024.
Total kredit yang diberikan (setelah cadangan) naik menjadi Rp8,98 triliun, meningkat sekitar 21,8% dari Rp7,37 triliun pada 2024.
Sementara itu, simpanan nasabah melonjak menjadi Rp9,52 triliun dari Rp6,10 triliun, menunjukkan pertumbuhan dana pihak ketiga yang kuat.
Total aset BBHI per akhir 2025 mencapai Rp18,47 triliun, naik 32,1% dibandingkan Rp13,98 triliun pada akhir 2024.
Di sisi ekuitas, total ekuitas meningkat menjadi Rp7,51 triliun dari Rp7,27 triliun, meski perseroan melakukan pembelian saham treasury senilai Rp121,44 miliar dan membagikan dividen Rp233,38 miliar.
Laba per saham dasar (EPS) naik menjadi Rp26,46 dari Rp21,50 pada 2024.
- IHSG Ditutup Ambles 1,37% ke 8.280, 10 Sektor Rontok!
- OCBC NISP Siapkan Buyback Saham Rp1M dari Kas
- Emiten Potensi Delisting Ini Ungkap Tak Milik Pengendali
- Bos MDKA Asal Inggris Makin Rajin Borong Saham di Pasar
- RMKE Tunda Penerbitan Obligasi Rp600M, Ada Apa?
- OJK Denda Tiga Pihak Transaksi Semu Saham IMPC Tahun 2016
- Grup Astra (AALI) Cetak Laba Rp1,5T Melonjak 28% di 2025
- Laba MMLP Anjlok 71,8% di 2025, Tinggal Rp70,7M!
- Emiten Milik Hapsoro (RAJA) Buka Data Free Float di Tengah Buyback
- Nilai Pasar Fantastis, PINTU Gas Listing Baru