Bank Jatim Catat Laba Rp1,54 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp105,8 Triliun
StockHaven - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025 dengan kinerja yang solid. Hal tersebut dapat dili...
"Dan tentu saja kami rutin monitoring & controlling secara berkala (mingguan, 2 mingguan dan bulanan) kinerja penanganan kredit bermasalah yang dipimpin oleh Direksi," terang Winardi.
Selanjutnya terkait rencana Kelompok Usaha Bank dengan beberapa Bank Pembangunan Daerah, di tahun 2025 Bank Jatim telah memfinalisasi seluruh tahapan dan secara resmi Bank Jatim telah menjadi induk atas 5 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Dengan demikian, sinergi untuk aspek permodalan telah terimplementasi secara tuntas.
"Untuk di tahun 2026 ini kami akan memaksimalkan sinergi di bidang bisnis dan keuangan serta aspek support lainnya sebagai enabler," tutur Winardi.
Guna menopang kinerja bisnis dan meningkatkan market share, Bank Jatim didukung oleh jaringan fisik kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur dan layanan transaksi via digital yang memungkinkan nasabah dan bertransaksi dimana saja tanpa batasan. Untuk JConnect sendiri, sepanjang tahun 2025 berhasil mencetak angka yang positif. Pengguna JConnect Mobile sukses mencapai 993.972 user atau tumbuh 22,40% (YoY). Sementara untuk total transaksinya berada di angka Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (YoY).
Selanjutnya, user JConnect IB Corporate berada di angka 11.199 atau naik 14,79% (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 23,36 triliun. Kemudian, QRIS Bank Jatim sendiri sudah mencapai 203.725 user dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (YoY). Selain itu, untuk memaksimalkan layanan perbankan untuk daerah yang memiliki potensi bisnis besar, Bank Jatim juga memaksimalkan layanan melalui AGEN JATIM. Selain utilitas transaksi perbankan, AGEN JATIM juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan penyaluran kredit utamanya melalui metode referral dengan total agen sebanyak 14,842 agen.
- BPD Didorong Naik Kelas Jadi Orkestrator Ekonomi Daerah
- SIG Pertahankan Tren Positif, Hasil Transformasi Lampaui Rata-Rata Industri
- Langkah Nyata Dukung Pendidikan Berkualitas, Askrindo Hadirkan Mobil Pintar di J...
- Konsumsi Rumah Tangga Makin Defensif, Mirae Asset Sekuritas Tunjuk Sektor Ini se...
- Roadshow BSI Scholarship 2026 di UI Perkuat Akses Pendidikan dan Literasi Ekonom...
- LABS Catat Pendapatan Rp199 Miliar di 2025, Laba Bersih Melonjak 350%
- Bank Jatim Catat Laba Rp1,54 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp105,8 Triliun
- SIG Raih Predikat Excellent HSE 2026, Catat Zero Fatality dan Efisiensi Kerja
- Askrindo Akselerasi Transformasi Digital di Usia 55 Tahun, Perkuat Pembiayaan Pr...
- Kinerja Solid, RMKE Catat Pendapatan Rp2,2 Triliun di 2025
